LENSADAKWAH.COM – Surabaya. Fajar yang tenang menyelimuti Masjid Attaqwa Pogot Surabaya pada Rabu pagi (21/1/2026). Seusai shalat Shubuh berjamaah, jamaah tetap bertahan di safnya mengikuti Kajian Inspirasi Shubuh yang diasuh oleh Ustadz Muchamad Arifin. Tema “Shalat: Titik Temu Hamba dengan Allah di Setiap Keadaan” mengalir lembut, mengajak jamaah menundukkan hati dan menghadirkan kesadaran bahwa shalat adalah ruang perjumpaan paling dekat antara hamba dan Rabb-nya.

Dalam kajian tersebut, Ustadz Muchamad Arifin mengingatkan firman Allah, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu” (QS. Al-Baqarah: 45), bahwa shalat bukan hanya kewajiban, melainkan pertolongan nyata saat hati diliputi kegelisahan dan hidup terasa berat. Jamaah diajak merenungi bahwa shalat adalah tempat mengadu yang tak pernah tertutup, sebagaimana teladan Rasulullah ﷺ yang apabila ditimpa suatu urusan, beliau segera menunaikan shalat (HR. Abu Dawud).
Suasana kajian semakin khidmat ketika disampaikan bahwa shalat yang hidup akan membentuk akhlak, sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al-‘Ankabut: 45). Pesan ini terasa kuat, menegaskan bahwa shalat bukan sekadar gerakan, tetapi penjaga hati dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian pagi itu mengalir tenang, diselingi keheningan jamaah yang larut dalam perenungan. Di akhir majelis, suasana semakin syahdu ketika kajian ditutup dengan doa permohonan kekhusyukan dalam shalat—memohon hati yang tenang, iman yang teguh, dan shalat yang benar-benar menjadi titik temu hamba dengan Allah. Masjid pun hening, dipenuhi rasa tunduk dan harap, seakan setiap jamaah membawa pulang bekal ruhani untuk menjalani hari dengan lebih sadar dan terjaga.