Beranda / News / Enam Periode Ketua PCM Kenjeran Terima Penghargaan, Estafet Pengabdian Muhammadiyah Terus Berjalan

Enam Periode Ketua PCM Kenjeran Terima Penghargaan, Estafet Pengabdian Muhammadiyah Terus Berjalan

SURABAYA, 27 September 2026 — Penghargaan kepada deretan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran selama enam periode, 1995–2022, menjadi simbol penghormatan terhadap panjangnya estafet pengabdian dalam menggerakkan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan bersama enam tokoh lainnya pada momentum peresmian Gedung SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, Ahad (27/9/2026), oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Salah satu penerima penghargaan adalah Muchamad Arifin, yang menerima amanah sebagai Ketua PCM Kenjeran periode 2005–2010.

Bagi Arifin, penghargaan tersebut bukan sekadar penghormatan kepada individu, tetapi bentuk apresiasi terhadap estafet pengabdian para Ketua PCM Kenjeran dari generasi ke generasi.

“Di Muhammadiyah, amanah bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk ditunaikan. Ketika amanah berpindah, perjuangan tidak berhenti, tetapi dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan amanah di PCM Kenjeran, pengabdian Arifin terus berlanjut. Pada periode yang sama ia menerima amanah sebagai pengurus Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya, kemudian periode 2010–2015 sebagai pengurus Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, periode 2015–2022 sebagai Ketua LDK PWM Jawa Timur, dan kini periode 2022–2027 sebagai Ketua LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa dalam Muhammadiyah tidak ada akhir dari pengabdian; yang ada adalah perpindahan amanah dan perluasan ruang untuk memberi manfaat.

Penghargaan yang diberikan kepada enam periode Ketua PCM Kenjeran sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan gerakan.

Ketua boleh berganti, generasi boleh berganti, tetapi amanah untuk terus berbuat baik harus tetap berjalan.

Sebab pada akhirnya, yang paling penting bukan siapa yang pernah memegang amanah, tetapi apa yang ditinggalkan untuk dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

#Muhammadiyah #PCMKenjeran #MuchamadArifin #TokohPenggerak #PengabdianMuhammadiyah #DakwahMuhammadiyah #LDKMuhammadiyah #SMPMuhammadiyah15 #KenjeranSurabaya #EstafetPengabdian