Menata Niat, Meluruskan Arah Hidup: Kajian Inspirasi Shubuh di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya
LENSADAKWAH.COM. Surabaya — Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, saat jamaah memadati masjid untuk mengikuti Kajian Inspirasi Shubuh yang digelar ba’da Shalat Shubuh berjamaah. Kajian kali ini mengangkat tema “Menata Niat, Meluruskan Arah Hidup”, sebuah tema reflektif yang relevan sebagai pijakan awal menjalani hari dan tahun dengan arah yang benar.

Kajian disampaikan oleh Ustadz Muchamad Arifin, yang mengajak jamaah untuk kembali merenungi makna hidup, tujuan amal, serta pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa banyak manusia lelah bukan karena beratnya hidup, tetapi karena hidup dijalani tanpa arah yang lurus.
Di sela penyampaian materi, beberapa tayangan video inspirasi turut disuguhkan. Visualisasi tersebut menghadirkan potret kehidupan, perjuangan, dan refleksi diri yang menyentuh, sehingga menjadikan jamaah semakin larut dalam suasana kajian. Keheningan masjid terasa semakin dalam, jamaah menyimak dengan penuh penghayatan, seolah setiap pesan menyapa langsung ke relung hati.
Ustadz Muchamad Arifin mengingatkan jamaah bahwa kualitas amal dalam Islam sangat ditentukan oleh niat. Ia mengutip sabda Rasulullah ﷺ:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lebih lanjut, jamaah diajak untuk tidak berhenti pada niat semata, tetapi melangkah dengan istiqamah dalam kebaikan. Istiqamah, menurut beliau, bukan berarti tanpa kesalahan, melainkan selalu kembali ke jalan Allah ketika tergelincir. Hal ini sejalan dengan firman Allah ﷻ:
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah,’ kemudian mereka beristiqamah, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak pula mereka bersedih.” (QS. Fussilat: 30)
Dalam kajian tersebut juga ditegaskan bahwa amal kecil yang dilakukan secara konsisten lebih dicintai Allah daripada amal besar yang terputus. Rasulullah ﷺ bersabda: “Amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kajian berlangsung dalam suasana tenang dan penuh refleksi. Tayangan video inspirasi yang dipadukan dengan uraian materi membuat pesan kajian terasa lebih hidup dan membekas di hati jamaah.
Menjelang penutup, kajian diakhiri dengan doa yang dibacakan dengan lirih dan penuh penghayatan. Ustadz Muchamad Arifin memohon agar Allah ﷻ meluruskan niat, menguatkan iman, dan menetapkan hati di jalan kebenaran, sebagaimana doa Rasulullah ﷺ: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)
Suasana masjid menjadi sangat hening. Jamaah larut dalam kekhusyukan, sebagian meneteskan air mata, merasakan kedekatan dengan Allah di pagi yang penuh berkah itu.
Kajian Inspirasi Shubuh ini diharapkan menjadi pengingat bahwa hidup bukan sekadar berjalan, tetapi melangkah dengan niat yang lurus dan istiqamah dalam ketaatan. Dari Masjid At-Taqwa Pogot, jamaah pulang membawa bekal spiritual untuk menjalani hari dengan hati yang lebih jernih dan arah hidup yang lebih jelas.