Surabaya, 26 Juni 2026 – Semangat berbagi di bulan Muharram diwujudkan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur melalui aksi sosial dengan turun langsung menyapa masyarakat, khususnya para pengemudi becak dan warga yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sektor informal.

Mengusung tema “Menebar Kedamaian di Bulan Muharram”, para pengurus FKPT Jawa Timur membagikan paket sembako sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., menyampaikan bahwa kedamaian harus dimulai dari sikap saling menghormati, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan antarsesama.
Di hadapan para pengemudi becak dan masyarakat yang hadir, beliau mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang berusaha memecah belah persatuan bangsa.
“Indonesia dibangun di atas semangat kebersamaan. Karena itu, mari kita saling menghormati, saling menjaga, dan tidak mudah percaya terhadap ajakan yang dapat memicu permusuhan maupun memecah persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa kita,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perempuan dan Anak FKPT Jawa Timur, Nyai Faridatul Hanum, mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.
Mengutip firman Allah dalam QS. Al-’Ashr ayat 3, beliau menegaskan bahwa orang-orang yang beruntung adalah mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
“Bulan Muharram menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi sembako ini, kami ingin mengajak masyarakat terus menebarkan kedamaian, mempererat persaudaraan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan sebagaimana pesan Al-Qur’an,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pengurus FKPT Jawa Timur tampak berbaur dengan masyarakat, berdialog, mendengarkan cerita kehidupan mereka, sekaligus menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian.
Bagi FKPT Jawa Timur, upaya menjaga bangsa tidak hanya dilakukan melalui edukasi tentang bahaya paham kekerasan dan intoleransi, tetapi juga melalui pendekatan yang humanis. Kepedulian sosial, silaturahmi, dan dialog langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan.
Melalui kegiatan ini, FKPT Jawa Timur berharap semangat Muharram tidak hanya menjadi momentum berbagi rezeki, tetapi juga menguatkan kesadaran bersama bahwa kedamaian, persaudaraan, dan persatuan adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dengan masyarakat yang saling peduli, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang memecah belah, Indonesia akan tetap kokoh sebagai rumah bersama yang damai dan harmonis.
Penulis: Muchamad Arifin






