Beranda / News / MENELADANI FATHANAH NABI, CERDAS MENGHADAPI PERSOALAN DENGAN KEBIJAKAN

MENELADANI FATHANAH NABI, CERDAS MENGHADAPI PERSOALAN DENGAN KEBIJAKAN

Bersama: Ustad Muchamad Arifin

SURABAYA, Rabu, 14 Oktober 2026 — Kecerdasan bukan sekadar kemampuan berpikir, tetapi juga seni mengambil keputusan yang tepat, bijaksana, dan membawa kemaslahatan. Nilai inilah yang menjadi pesan utama dalam Kajian Inspiratif Subuh (KIS) di Masjid Attaqwa Pogot, Surabaya, Rabu pagi (14/10/2026).

Kajian yang diasuh oleh Ustad Muchamad Arifin, Ketua Takmir Masjid Attaqwa Pogot Surabaya, kali ini melanjutkan pembahasan tentang sifat-sifat Rasulullah SAW dengan fokus pada sifat fathonah, yakni kecerdasan dan kebijaksanaan Rasulullah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Dalam kajiannya, Ustad Muchamad Arifin mengajak jamaah untuk tidak hanya mengenal Rasulullah sebagai utusan Allah, tetapi juga meneladani kecerdasan beliau dalam berdakwah, menyelesaikan konflik, serta mengambil keputusan pada situasi yang sulit. Menurut pesan yang ditekankan dalam kajian tersebut, kecerdasan sejati bukan semata-mata kemampuan memenangkan perdebatan, melainkan kemampuan menemukan jalan keluar tanpa kehilangan nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan.

Untuk memperkuat pemahaman jamaah, kajian disertai tayangan video yang mengangkat sejumlah peristiwa penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Di antaranya adalah kebijaksanaan beliau ketika meletakkan Hajar Aswad, strategi dalam Perjanjian Hudaibiyah, serta peristiwa Fathul Makkah.

Peristiwa peletakan Hajar Aswad memperlihatkan bagaimana Rasulullah mampu meredakan perselisihan antarkabilah melalui solusi yang adil dan dapat diterima bersama. Sementara itu, Perjanjian Hudaibiyah menunjukkan pentingnya kesabaran, kecermatan membaca situasi, dan kemampuan melihat peluang perdamaian dalam keadaan yang tidak mudah. Adapun Fathul Makkah menjadi pelajaran tentang kebijaksanaan dalam meraih kemenangan tanpa menjadikannya sebagai alasan untuk membalas dendam.

Tayangan video tersebut membuat suasana kajian terasa lebih hidup dan membantu jamaah mengikuti materi dengan lebih fokus. Peristiwa sejarah tidak sekadar disampaikan sebagai cerita masa lalu, tetapi dihadirkan sebagai sumber pelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kajian ini, jamaah diajak memahami bahwa meneladani sifat fathonah Rasulullah berarti belajar berpikir jernih sebelum bertindak, mempertimbangkan dampak setiap keputusan, serta mengutamakan jalan keluar yang membawa kebaikan bersama.

Sebab, orang yang cerdas bukan hanya mereka yang mampu menemukan jawaban, tetapi juga mereka yang mampu memilih jalan terbaik ketika menghadapi persoalan. Inilah salah satu teladan Rasulullah SAW yang patut dihidupkan dalam keluarga, masyarakat, dan kehidupan beragama.

Melalui KIS, Masjid Attaqwa Pogot Surabaya terus menghadirkan ruang belajar yang menghubungkan nilai-nilai Islam dengan persoalan nyata kehidupan. Harapannya, jamaah tidak berhenti pada pengetahuan tentang sifat-sifat Rasulullah, tetapi terdorong untuk mengamalkannya dalam perilaku dan keputusan sehari-hari.

#KISMasjidAttaqwa #MasjidAttaqwaPogot #KajianInspiratifSubuh #UstadMuchamadArifin #FathonahNabi #MeneladaniRasulullah #SifatRasulullah #DakwahIslam #KajianSubuh #IslamMencerahkan #Surabaya