SURABAYA — Mengurus masjid bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan sebuah amanah yang membutuhkan keikhlasan, kepedulian, dan keistiqamahan. Kesadaran inilah yang terus dibangun oleh Takmir Masjid Attaqwa Pogot Surabaya melalui kegiatan Bincang Takmir, Jumat, 18 September 2026.

Bincang Takmir merupakan forum rutin yang digelar setiap sepekan sekali sebagai ruang komunikasi, evaluasi, dan perencanaan berbagai kegiatan kemasjidan. Forum ini menjadi sarana bagi para pengurus untuk menyatukan langkah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kepada jamaah.
Ketua Takmir Masjid Attaqwa Pogot Surabaya, Ustad Muchamad Arifin, mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan aktivitas mengurus masjid sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Mengurus masjid tidak bisa dilakukan sambilan atau sekadarnya. Masjid buka setiap hari, sehingga harus kita urus setiap hari pula. Diperlukan keistiqamahan, kepedulian, dan kesediaan untuk selalu meluangkan waktu,” tuturnya.
Menurutnya, masjid semestinya menjadi rumah kedua bagi para pengurus. Bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, melayani jamaah, dan menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Semakin Dibincangkan, Semakin Banyak Amanah yang Harus Ditunaikan
Dalam suasana bincang yang penuh keakraban, Ustad Muchamad Arifin mengingatkan bahwa perhatian terhadap masjid akan melahirkan kesadaran baru tentang berbagai hal yang perlu dibenahi.
“Semakin masjid kita bincangkan, semakin banyak pekerjaan yang harus kita kerjakan. Sebaliknya, kalau masjid kita diamkan, seakan-akan tidak ada pekerjaan. Padahal, selalu ada yang perlu kita perhatikan demi kenyamanan jamaah,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi renungan bahwa keberadaan masjid yang nyaman dan makmur tidak hadir dengan sendirinya. Di balik kebersihan, keteraturan, pelayanan, dan berbagai fasilitas yang dinikmati jamaah, terdapat kerja bersama yang membutuhkan perhatian secara terus-menerus.
Pertumbuhan Jamaah, Semangat Meningkatkan Pelayanan
Seiring dengan perkembangan jumlah jamaah dan meningkatnya aktivitas di Masjid Attaqwa, kebutuhan terhadap fasilitas dan kenyamanan juga perlu mendapatkan perhatian.
Pertumbuhan jamaah, menurut semangat yang dibangun dalam forum tersebut, harus diimbangi dengan ikhtiar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Masjid tidak cukup hanya ramai oleh kegiatan ibadah, tetapi juga perlu dikelola secara baik agar mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan menggembirakan bagi setiap orang yang datang.
Bagi Takmir Masjid Attaqwa, mengurus masjid bukanlah pekerjaan yang selesai dalam satu rapat. Ia merupakan proses panjang yang menuntut konsistensi, kerja sama, dan kesediaan untuk terus belajar serta berbenah.
Pada akhirnya, Bincang Takmir bukan sekadar pertemuan rutin pengurus. Lebih dari itu, forum ini menjadi pengingat bahwa memakmurkan masjid adalah perjalanan pengabdian yang membutuhkan hati yang ikhlas, langkah yang konsisten, dan semangat untuk terus menghadirkan kemanfaatan.
Sebab, masjid yang hidup bukan hanya masjid yang ramai oleh jamaah, tetapi juga masjid yang dirawat dengan penuh tanggung jawab oleh orang-orang yang mencintainya.
#MasjidAttaqwa #BincangTakmir #TakmirMasjid #MasjidMakmur #DakwahMenggembirakan #MemakmurkanMasjid #Surabaya #UstadMuchamadArifin




