Beranda / News / Capaian Zero Attack Bukan Alasan Lengah: Plt Deputi BNPT Peringatkan Ancaman Propaganda Terorisme Masif

Capaian Zero Attack Bukan Alasan Lengah: Plt Deputi BNPT Peringatkan Ancaman Propaganda Terorisme Masif

SURABAYA — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar kegiatan Digital Peace Creator di Convention Hall, Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dirancang untuk memperkuat benteng pertahanan digital dari ancaman radikalisme ini menghadirkan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi BNPT RI, Irjen Pol. Wawan Ridwan, S.I.K., S.H., sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Wawan Ridwan menyampaikan pesan krusial mengenai kondisi keamanan nasional terkait isu terorisme. Beliau menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai pencapaian penting, yakni “Zero Terrorist Attack”. Berdasarkan data resmi BNPT sejak tahun 2023 hingga 2026, tidak tercatat satu pun aksi serangan terorisme fisik di wilayah Republik Indonesia.

“Data menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan, di mana serangan terorisme yang pernah berada di angka 19 kasus pada tahun 2018, kini bertahan di angka nol sejak 2023 hingga 2026,” ujar Irjen Pol. Wawan.

Namun, di balik keberhasilan mempertahankan kondisi zero attack di permukaan, Irjen Pol. Wawan memberikan peringatan tegas bagaikan fenomena gunung es. Ia mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat luas agar tidak lengah.

“Meskipun serangan secara terbuka tidak terjadi, dinamika di bawah permukaan masih terus berjalan. Upaya propaganda, perekrutan, hingga pendanaan terorisme masih terjadi secara masif, terutama memanfaatkan ruang digital,” tegasnya di hadapan para peserta.

Oleh karena itu, peran generasi muda dan para pembuat konten (content creator) melalui program Digital Peace Creator dianggap sangat vital. Melalui kegiatan ini, BNPT dan FKPT Jawa Timur mengajak masyarakat untuk aktif membanjiri ruang siber dengan narasi-narasi perdamaian, toleransi, serta edukasi guna membendung arus propaganda radikal yang berpotensi memecah belah bangsa.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif tersebut diharapkan mampu mencetak agen-agen perdamaian digital yang siap menjaga stabilitas dan kedaulatan NKRI di era transformasi digital.

Penulis: Muchamad Arifin

#BNPT #FKPTJatim #DigitalPeaceCreator #ZeroTerroristAttack #DamaiIndonesia