LENSADAKWAH.COM. Semarang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, M.Ag, menyerahkan penghargaan kepada Program Bersepeda Dakwah Muhammadiyah (BersamaMu) sebagai salah satu program dakwah komunitas inspiratif. Penghargaan tersebut diterima oleh Miqdam Awwali Hashri, M.Si selaku inisiator BersamaMu, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II LDK Muhammadiyah, Kamis, 29 Januari 2026, di Semarang.

Rakornas II LDK Muhammadiyah ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan persyarikatan, di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Saad Ibrahim, serta Ketua PWM Jawa Tengah Dr. Tafsir.
Program BersamaMu merupakan gerakan dakwah komunitas yang mengusung penggunaan sepeda sebagai sarana mobilitas dakwah sosial-keagamaan. Selain ramah lingkungan, sepeda dipilih sebagai solusi atas persoalan emisi dan gaya hidup yang kurang sehat, sekaligus menjadi medium dakwah yang dekat dengan aktivitas keseharian masyarakat.
Miqdam yang juga pengurus LDK PP Muhammadiyah mengajak warga Muhammadiyah untuk membiasakan penggunaan sepeda dalam kegiatan keagamaan, seperti ke masjid, pengajian, dan aktivitas sosial lainnya, terutama untuk jarak tempuh yang relatif dekat. Bersepeda dinilai lebih hemat, tidak menimbulkan polusi dan emisi, serta menyehatkan.
Secara konseptual, BersamaMu mengusung filosofi dzikir, fikir, dan gear. Dzikir dimaknai sebagai penguatan spiritual, fikir sebagai aktivitas intelektual, dan gear—sepeda—sebagai bentuk praksis dakwah yang diwujudkan dalam aksi nyata.
Muchamad Arifin menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah perlu terus menghadirkan wajah yang inklusif, kreatif, dan adaptif. Menurutnya, BersamaMu menjadi contoh dakwah yang tidak berhenti di mimbar formal, tetapi hadir di ruang persaudaraan, komunitas hobi, dan gerakan sosial. Dakwah, kata dia, akan lebih bermakna ketika disampaikan melalui keteladanan dan aksi nyata di tengah masyarakat- Miqdam