Beranda / Umum / Kurban Mengajarkan Cinta, Bukan Sekadar Tradisi Tahunan

Kurban Mengajarkan Cinta, Bukan Sekadar Tradisi Tahunan

LENSADAKWAH.COM. Surabaya – Suasana penuh khusyu’ dan haru menyelimuti Kajian Ahad Shubuh Ceria di Masjid At-Taqwa Simolawang Surabaya, Ahad (24/5/2026). Kajian yang menghadirkan Muchammad Arifin sebagai penceramah ini mengangkat tema “Kurban Mengajarkan Cinta, Bukan Sekadar Tradisi Tahunan.” Jamaah tampak larut dalam untaian kisah cinta Nabi Ibrahim kepada Allah yang disampaikan dengan begitu menyentuh dan mengalir.

Dalam kajiannya disampaikan bahwa perjalanan hidup Nabi Ibrahim bukan sekadar sejarah para nabi, namun perjalanan panjang seorang hamba dalam mencari cinta sejati. Ibrahim pernah mencari Tuhan melalui bintang, bulan, dan matahari, hingga akhirnya beliau menemukan bahwa hanya Allah satu-satunya tempat cinta dan penghambaan yang hakiki. Sejak saat itu, cintanya kepada Allah diikat begitu kuat dalam keyakinan yang tidak pernah goyah.

Ketika Raja Namrud memaksa Nabi Ibrahim untuk meninggalkan kecintaannya kepada Allah, beliau lebih memilih dibakar hidup-hidup daripada harus melepaskan imannya. Api yang menyala tidak mampu membakar hati yang telah dipenuhi cinta kepada Allah. Dari situlah jamaah diajak memahami bahwa cinta sejati kepada Allah akan melahirkan keberanian, pengorbanan, dan keteguhan yang luar biasa.

Kajian semakin menggetarkan hati saat disampaikan kisah bagaimana Nabi Ibrahim rela meninggalkan istrinya, Hajar, di padang tandus demi menjalankan perintah Allah. Bahkan ketika diperintahkan untuk menyembelih putranya tercinta, Ismail, beliau tetap taat karena yang memerintah adalah Dzat yang paling dicintainya. Cinta Nabi Ibrahim kepada Allah melebihi cintanya kepada dunia, harta, keluarga, bahkan dirinya sendiri.

Dengan narasi yang lembut namun penuh makna, para jamaah tampak begitu khusyu’ mengikuti kajian hingga akhir. Tema tentang cinta dan pengorbanan yang disampaikan menjadikan momen Subuh tersebut bukan sekadar kajian rutin, namun menjadi ruang renungan tentang sejauh mana cinta seorang hamba kepada Rabb-nya.

Kajian ini juga mengingatkan bahwa ibadah kurban bukan hanya tradisi tahunan yang berulang setiap Iduladha, tetapi pelajaran besar tentang cinta, keikhlasan, dan totalitas penghambaan kepada Allah. Sebab, di balik setiap tetesan pengorbanan, selalu ada bukti cinta seorang hamba kepada Tuhannya.