LENSADAKWAH.COM. Surabaya – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar kegiatan Coaching Enumerator Indeks Potensi Radikalisme (IPR) pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini bertujuan memberikan pendalaman materi bagi para enumerator sebelum turun ke lapangan pada 1 Desember 2025 secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur.

Acara diawali dengan pembekalan oleh Kabid Penelitian dan Pengkajian FKPT Jatim, Muchamad Arifin, yang menyampaikan pentingnya etika, kesopanan, dan keramahan saat para enumerator berinteraksi dengan masyarakat. Dalam pemaparannya, Arifin juga memberikan materi mengenai bahaya radikalisme bagi keutuhan NKRI. Ia menegaskan bahwa intoleransi dan radikalisme adalah embrio terjadinya terorisme; karena itu harus diputus sejak dini. Seluruh materi disampaikan dengan bahasa yang sejuk, mengalir, dan mudah dicerna sehingga para peserta dapat memahami urgensinya secara komprehensif.
Selanjutnya, Asisten Peneliti Ahmad Nur Muhaimin memberikan pendalaman teknis mengenai metode penginputan data. Ia menekankan pentingnya ketelitian dan konsistensi agar tidak terjadi kesalahan saat proses pengumpulan maupun pengolahan data.
Pada sesi berikutnya, Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag memberikan penjelasan terkait tata kelola administrasi yang harus dipenuhi selama kegiatan berlangsung di lapangan, termasuk alur pelaporan dan kelengkapan berkas.
Mengakhiri kegiatan, Ketua FKPT Jawa Timur Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pendataan berjalan lancar serta menghasilkan data yang akurat dan bermanfaat bagi upaya pencegahan radikalisme.
Acara yang dimoderatori oleh Kuni Auliya Hamidah tersebut berlangsung lancar, interaktif, dan sesuai harapan. Pembekalan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan para enumerator IPR dalam menjalankan tugas mulia mereka di lapangan dengan profesional, beretika, dan penuh tanggung jawab.