SURABAYA – Memiliki hobi bukan alasan untuk melupakan kewajiban sebagai hamba Allah. Pesan inilah yang tercermin dari aktivitas BikersMu, komunitas hobi bermotor di bawah naungan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah.

Pemandangan inspiratif terlihat di Masjid GSI Surabaya, Ahad (1/11/2026). Sejumlah anggota BikersMu dengan kostum khas berwarna hijau menyempatkan diri mengikuti kajian ba’da Subuh sebelum memulai perjalanan touring mereka.
Kajian yang diisi Muchamad Arifin, Ketua LDK PP Muhammadiyah, menghadirkan suasana tersendiri. Di tengah rencana perjalanan dan kegembiraan menyalurkan hobi bermotor, para anggota BikersMu tetap mengutamakan kesempatan menimba ilmu agama.
Muchamad Arifin menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas sikap tersebut. Menurutnya, BikersMu telah memberikan contoh positif bahwa kecintaan terhadap hobi dapat berjalan seiring dengan ketaatan beragama.
“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BikersMu. Ini contoh baik bagi komunitas lainnya. Mereka menunjukkan bahwa mencintai hobi tidak harus membuat kita jauh dari masjid dan kajian. Justru komunitas hobi bisa menjadi sarana membangun persaudaraan, memperkuat keimanan, dan menghadirkan dakwah yang menggembirakan,” ungkapnya.
Ia berharap BikersMu terus berkembang sebagai komunitas yang tidak sekadar memiliki kesamaan hobi, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitasnya.
Menurut Arifin, semangat seperti ini perlu ditularkan kepada berbagai komunitas lainnya. Komunitas sepeda, lari, otomotif, fotografi, dan berbagai kelompok hobi lainnya dapat menjadikan aktivitas bersama sebagai ruang silaturahmi sekaligus ladang dakwah.
Sebab, menjadi pribadi yang taat bukan berarti harus meninggalkan hobi dan kesenangan. Yang terpenting adalah mampu menempatkan hobi secara proporsional tanpa melupakan kewajiban kepada Allah.
BikersMu memberikan pesan sederhana tetapi bermakna: touring boleh menempuh perjalanan jauh, tetapi jangan sampai perjalanan menuju Allah justru terlupakan.
Hobi tetap tersalurkan, persaudaraan terus terjalin, ibadah jangan sampai ditinggalkan.
Muchamad Arifin
Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah





