Beranda / Umum / Hari Ini Kalian Diwisuda, Esok Kalian Mewarnai Dunia

Hari Ini Kalian Diwisuda, Esok Kalian Mewarnai Dunia

LENSADAKWAH.COM. Surabaya – Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara Wisuda Purna Belajar MI Muhammadiyah 25 Surabaya yang digelar pada Sabtu (6/6/2026). Senyum bangga para orang tua berpadu dengan wajah ceria para siswa yang hari itu menuntaskan perjalanan belajar mereka di jenjang sekolah dasar.

Dalam sambutannya, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchammad Arifin, menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan Muhammadiyah yang hadir serta ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah menjadi mitra sekolah dalam mendampingi putra-putri mereka selama enam tahun terakhir.

Namun, momen yang paling menyentuh adalah ketika ia menyampaikan pesan kepada para siswa. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk menapaki jenjang kehidupan yang lebih luas.

“Anak-anakku, jadilah seperti spidol dan pensil warna. Kehadiran kalian harus mampu memberi warna bagi lingkungan sekitar. Amalkan ilmu yang telah kalian dapatkan, karena ilmu akan menjadi cahaya ketika diwujudkan dalam kebaikan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kecerdasan saja tidak cukup untuk mengantarkan seseorang menjadi pribadi yang mulia. Akhlak, menurutnya, merupakan fondasi utama yang harus dijaga sepanjang hayat.

“Ilmu itu penting, tetapi akhlak jauh lebih penting. Kelak orang mungkin lupa nilai yang kalian peroleh di sekolah, tetapi mereka akan selalu ingat bagaimana sikap, kejujuran, dan kebaikan yang kalian tunjukkan kepada sesama,” tuturnya.

Pesan tersebut seakan menjadi bekal berharga bagi para wisudawan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, mereka diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

Hari itu bukan sekadar seremoni perpisahan. Ia menjadi penanda lahirnya harapan-harapan baru. Dari ruang-ruang kelas sederhana, dari tangan para guru yang penuh dedikasi, dan dari doa-doa yang tak pernah putus dipanjatkan orang tua, lahirlah generasi masa depan yang siap melangkah lebih jauh. Arifin