Beranda / News / KAJIAN WANITA ATTAQWA: MEMPERKUAT SINYAL DENGAN ALLAH DI SETIAP WAKTU

KAJIAN WANITA ATTAQWA: MEMPERKUAT SINYAL DENGAN ALLAH DI SETIAP WAKTU

SURABAYA – Salat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan lima kali sehari, melainkan sarana utama bagi seorang hamba untuk memperkuat hubungan dan komunikasi spiritual dengan Allah SWT. Semakin khusyuk seseorang dalam salatnya, semakin dalam pula penghayatan dan kedekatannya kepada Sang Pencipta.

Pesan tersebut disampaikan Ust. Muchamad Arifin dalam Kajian Wanita Attaqwa di Masjid Attaqwa, Pogot, Surabaya, Jumat (9/10/2026). Mengangkat tema “Memperkuat Sinyal dengan Allah di Setiap Waktu”, kajian ini mengajak jamaah untuk kembali merenungkan kualitas salat di tengah kesibukan dan derasnya arus kehidupan modern.

Dalam penyampaiannya, Ust. Muchamad Arifin mengibaratkan hubungan manusia dengan Allah seperti sinyal komunikasi yang perlu terus dijaga. Jika telepon genggam membutuhkan jaringan yang kuat agar komunikasi berjalan lancar, manusia juga membutuhkan salat yang khusyuk untuk membangun kedekatan spiritual dengan Allah SWT.

Menurutnya, salat tidak cukup hanya ditunaikan sebagai rutinitas. Setiap gerakan dan bacaan perlu dihayati, hati dihadirkan, serta pikiran diarahkan kepada Allah. Dengan demikian, salat bukan hanya menjadi kewajiban ritual, tetapi juga sumber ketenangan, kekuatan iman, dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pesan kajian ini semakin menarik dengan ditayangkannya beberapa video pendukung yang relevan dengan materi. Tayangan tersebut membantu jamaah lebih fokus mengikuti kajian sekaligus memberikan gambaran nyata tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah di tengah kehidupan yang semakin lekat dengan teknologi.

Melalui analogi sederhana tentang sinyal komunikasi, jamaah diajak bercermin: jangan sampai hubungan dengan telepon genggam begitu kuat, sementara hubungan dengan Allah justru semakin lemah. Jangan sampai pesan di layar lebih cepat mendapat perhatian daripada panggilan untuk bersujud kepada-Nya.

Kajian ini menjadi pengingat bahwa kualitas hubungan dengan Allah tidak hanya terlihat ketika seseorang berdiri dalam salat, tetapi juga tercermin dalam sikap, perkataan, dan perilakunya setelah salam. Salat yang dihayati semestinya mampu membimbing seseorang menjauhi perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Ankabut ayat 45.

Melalui Kajian Wanita Attaqwa, jamaah diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan ilmu, tetapi juga terdorong memperbaiki kualitas salat dan menjaga kedekatan dengan Allah dalam setiap waktu. Sebab, sinyal kepada Allah tidak cukup hanya tersambung saat salat, tetapi harus terus terjaga dalam setiap langkah kehidupan.

Masjid Attaqwa Pogot Surabaya terus menghadirkan kajian sebagai ruang menimba ilmu, mempererat silaturahmi, dan menguatkan amal dalam kehidupan sehari-hari.

#KajianWanitaAttaqwa #MasjidAttaqwaPogot #MuchamadArifin #MemperkuatSinyalDenganAllah #SalatKhusyuk #DakwahMencerahkan