Surabaya, 26 Juli 2026 – Kajian dan Dialog Islami bertema “Turki Dulu dan Kini: Dinamika Islam di Tengah Perubahan Zaman” yang digelar di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya, Ahad (26/7/2026), tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan tentang perkembangan Islam di Turki, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan karya literasi dakwah Muhammadiyah kepada tamu internasional

.Di penghujung kegiatan, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya, Muchamad Arifin, menyerahkan buku karyanya yang berjudul Bergerak untuk Mencerahkan kepada Sekretaris PCIM Turki, Ust. Maftuh Ikhsan Nanda Kurniawan, serta Delegasi YediHilal Turki sebagai bentuk penguatan ukhuwah sekaligus memperkenalkan kiprah dakwah Muhammadiyah di Indonesia.
Buku Bergerak untuk Mencerahkan mengisahkan perjalanan nyata para dai Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengabdikan diri di berbagai wilayah yang penuh tantangan. Di dalamnya tersaji kisah-kisah pengabdian para dai yang berdakwah di daerah pedalaman, mendampingi masyarakat mualaf, membina warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas), serta melakukan pemberdayaan bagi komunitas-komunitas marginal di berbagai pelosok Indonesia.
Menurut Muchamad Arifin, buku tersebut lahir dari semangat untuk mendokumentasikan praktik dakwah yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian ceramah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pembinaan keagamaan, dan pendampingan sosial. Kisah-kisah dalam buku ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa dakwah adalah kerja kemanusiaan yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan keberanian hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan buku berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Delegasi YediHilal Turki menyambut baik karya tersebut sebagai jendela untuk mengenal lebih dekat model dakwah Muhammadiyah yang menitikberatkan pada pelayanan masyarakat dan pemberdayaan komunitas.
Momentum ini menjadi simbol eratnya persaudaraan antara pegiat dakwah Indonesia dan Turki. Melalui pertukaran gagasan dan karya literasi, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam mengembangkan dakwah Islam yang mencerahkan, berkemajuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.





