LENSADAKWAH.COM. Surabaya – Kajian Ba’da Subuh di Masjid Attaubah, Jalan Demak Barat I/39 Surabaya, Ahad (7/6/2026), menghadirkan Ust. Muchamad Arifin yang mengajak jamaah untuk menjadikan setiap nikmat Allah sebagai sarana meningkatkan ibadah dan menghadirkan kemanfaatan sosial.

Dalam tausiyahnya, Ust. Arifin mengingatkan agar umat Islam tidak melewatkan hikmah besar di balik perayaan Iduladha. Menurutnya, semangat kurban harus terus hidup dalam bentuk ketaatan kepada Allah dan kepedulian kepada sesama.
Berangkat dari QS. Al-Kautsar, ia menjelaskan bahwa Allah telah melimpahkan berbagai nikmat kepada manusia. Karena itu, bentuk syukur yang benar adalah dengan melaksanakan perintah-Nya sebagaimana firman Allah, “Fashalli li Rabbika wanhar.”
“Fashalli li Rabbika mengajarkan kita untuk memperbaiki ibadah dan pengabdian kepada Allah. Sedangkan wanhar mengajarkan kepedulian sosial, berbagi, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa manusia adalah hamba Allah. Karena itu, siapa yang ingin menjadi hamba yang baik harus memperkuat hubungannya dengan Allah melalui ibadah yang berkualitas sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama melalui kepedulian dan kemanfaatan.
Kajian tersebut menjadi pengingat bahwa kesalehan sejati tidak hanya tampak dalam hubungan dengan Allah, tetapi juga dalam kemampuan menghadirkan manfaat bagi orang lain. Sebab, syukur atas nikmat Allah harus diwujudkan dalam ibadah yang tulus dan kepedulian yang nyata.





