Beranda / News / RAPAT PLENO PP MUHAMMADIYAH, LDK PAPARKAN PETA DAKWAH, MLC HINGGA DAKWAH DI 3T

RAPAT PLENO PP MUHAMMADIYAH, LDK PAPARKAN PETA DAKWAH, MLC HINGGA DAKWAH DI 3T

LENSADAKWAH.COM — Rapat Pleno Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perkembangan program sekaligus memperkuat arah gerakan dakwah Muhammadiyah ke depan.

Rapat pleno tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Dalam forum yang dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, masing-masing Unsur Pembantu Pimpinan menyampaikan laporan perkembangan program dan capaian kinerjanya.

Salah satu laporan disampaikan oleh Muchamad Arifin, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang memaparkan berbagai capaian lembaga yang dipimpinnya.

Di hadapan forum pimpinan, Muchamad Arifin menyampaikan capaian program LDK, mulai dari berbagai produk yang telah dihasilkan, pelaksanaan program dakwah, hasil survei kepuasan, hingga perkembangan sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari agenda LDK PP Muhammadiyah.

Tidak hanya menyampaikan capaian, Muchamad Arifin juga memaparkan peta dakwah sebagai salah satu instrumen penting untuk membaca perkembangan, kebutuhan, serta tantangan dakwah di berbagai wilayah.

Peta dakwah tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menentukan langkah strategis, sehingga gerakan dakwah tidak sekadar banyak dalam kegiatan, tetapi memiliki arah yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Peta dakwah menjadi bagian penting dalam menentukan langkah ke depan. Kita ingin dakwah hadir berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, sehingga program yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab persoalan di komunitas,” terang Muchamad Arifin.

Dalam paparannya, Ketua LDK PP Muhammadiyah itu juga menyampaikan perkembangan Mualaf Learning Center (MLC). Program ini menjadi salah satu perhatian LDK dalam memberikan pembinaan dan pendampingan kepada mualaf secara berkelanjutan.

MLC tidak hanya diarahkan sebagai tempat pembelajaran keislaman, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun ketahanan dan kemandirian komunitas mualaf melalui pendidikan, pendampingan, dan pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, forum pleno juga mendapatkan paparan mengenai data dan perkembangan dai yang bertugas di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Keberadaan dai di wilayah 3T menjadi bagian dari komitmen LDK PP Muhammadiyah untuk memastikan dakwah dapat menjangkau masyarakat hingga kawasan yang memiliki tantangan geografis, sosial, maupun keterbatasan akses.

Bagi LDK, penguatan dakwah di wilayah 3T tidak berhenti pada pengiriman dai. Lebih jauh, diperlukan pembinaan, dukungan, pemetaan kebutuhan, serta pengembangan program agar keberadaan dai mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Paparan tersebut menunjukkan bahwa LDK PP Muhammadiyah terus mengembangkan model dakwah yang berbasis data, pemetaan, penguatan komunitas, dan kebermanfaatan nyata.

Berbagai capaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Apresiasi tersebut menjadi penguatan sekaligus motivasi bagi LDK untuk terus meningkatkan kualitas program dan memperluas jangkauan dakwah.

Muchamad Arifin menyampaikan bahwa capaian yang dilaporkan bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja bersama seluruh jajaran LDK PP Muhammadiyah serta dukungan dan sinergi berbagai pihak.

“Apresiasi ini menjadi energi bagi kami untuk terus bekerja. Apa yang sudah dilakukan akan terus dievaluasi dan ditingkatkan, karena amanah dakwah membutuhkan kerja yang konsisten, terukur, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana. Lebih dari itu, perlu dilihat dari produk yang dihasilkan, tingkat kepuasan masyarakat, kebermanfaatan program, serta dampak yang ditimbulkan bagi komunitas.

Rapat pleno yang dipimpin langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut akhirnya menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi untuk memastikan seluruh program organisasi terus bergerak dalam satu arah perjuangan.

Dari peta dakwah, penguatan Mualaf Learning Center, hingga pengembangan dai di wilayah 3T, LDK PP Muhammadiyah menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan dakwah yang semakin dekat dengan masyarakat, menjangkau wilayah yang membutuhkan, serta membangun komunitas yang lebih berdaya.

Capaian tersebut bukan menjadi titik akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Memperkuat dakwah berbasis komunitas, memperluas jangkauan, meningkatkan kualitas dai, dan menghadirkan dakwah Muhammadiyah yang semakin mencerahkan serta berdampak nyata bagi masyarakat.

Tag: