Beranda / News / Islam Menjanjikan Kebahagiaan Selamanya, Bukan Sesaat

Islam Menjanjikan Kebahagiaan Selamanya, Bukan Sesaat

Oleh: Ust. Muchamad Arifin

SURABAYA – Kajian Inspirasi Subuh (KIS) yang rutin digelar di Masjid Attaqwa Pogot Surabaya, Rabu (29/7/2026), kembali dipadati jamaah. Kajian yang diasuh Ust. Muchamad Arifin kali ini mengangkat tema “Islam Menjanjikan Kebahagiaan Selamanya, Bukan Sesaat.” Tema tersebut dikaitkan dengan fenomena penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan generasi muda.

Dalam kajiannya, Ust. Muchamad Arifin menjelaskan bahwa Islam mengajarkan manusia untuk mengejar kebahagiaan yang hakiki, yaitu kebahagiaan yang mendatangkan ketenangan di dunia dan keselamatan di akhirat. Sebaliknya, narkoba hanya menawarkan kenikmatan sesaat yang berujung pada penderitaan berkepanjangan.

Allah Swt. berfirman:

“Tetapi kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Al-A’la: 17)

Ayat tersebut mengingatkan bahwa seorang mukmin tidak boleh tertipu oleh kenikmatan sesaat yang justru menghancurkan masa depan dan kehidupan akhiratnya.

“Narkoba menjanjikan kebahagiaan sesaat, tetapi yang diterima penggunanya adalah sengsara selamanya. Sebaliknya, Islam mengajarkan jalan hidup yang mungkin menuntut kesabaran dan pengendalian diri, namun akan mengantarkan manusia kepada kebahagiaan yang abadi,” ujar Ust. Arifin.

Ia juga mengajak jamaah merenungkan firman Allah Swt. dalam QS. Al-Baqarah ayat 219 yang menjelaskan bahwa sesuatu yang tampak memberikan kenikmatan belum tentu membawa kebaikan.

“Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.”
(QS. Al-Baqarah: 219)

Menurutnya, meskipun ayat tersebut berbicara tentang khamar dan perjudian, para ulama menjadikannya sebagai landasan bahwa segala sesuatu yang memabukkan dan merusak akal, termasuk narkoba, lebih banyak membawa kerusakan daripada manfaat.

Panggilan akrab Ust. Arifin itu menegaskan bahwa banyak korban penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa ingin tahu, tekanan pergaulan, maupun keinginan mencari pelarian dari berbagai persoalan hidup. Mereka mengira narkoba akan menghadirkan kebahagiaan, padahal yang datang justru ketergantungan, rusaknya kesehatan, hancurnya masa depan, retaknya keluarga, hingga hilangnya harapan hidup.

“Ngaji tentang narkoba itu penting. Semakin banyak masyarakat memahami bahayanya, semakin kuat benteng untuk melindungi diri, anak-anak, dan keluarga dari jebakan narkoba. Jangan sampai kita terlena oleh kebahagiaan sesaat yang berujung pada penyesalan sepanjang hayat,” pesannya.

Kajian Inspirasi Subuh (KIS) Masjid Attaqwa Pogot Surabaya terus berkomitmen menghadirkan tema-tema dakwah yang membumi dan menjawab persoalan aktual masyarakat. Melalui pendekatan Al-Qur’an dan Sunnah, kajian ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa Islam adalah jalan menuju kebahagiaan yang sejati, sedangkan segala bentuk kemaksiatan, termasuk penyalahgunaan narkoba, hanya menawarkan kenikmatan sesaat dengan konsekuensi yang sangat berat di dunia maupun di akhirat.

Tag: