Jombang, Lensadakwah.com – Semangat kebersamaan dan ikhtiar memakmurkan masjid mewarnai pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Bersama Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran Kota Surabaya yang digelar pada Sabtu–Ahad, 20–21 Juni 2026, di Muhammadiyah Trade Center (MTC) Wonosalam, Jombang, Jawa Timur.

Kegiatan yang menjadi program strategis Majelis Tabligh PCM Kenjeran ini dikomandoi oleh Ust. Aksar Wiyono, S.Th.I., S.Pd., M.Pd.I. dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-takmir masjid Muhammadiyah di wilayah Kenjeran. Raker tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluargaan, serta semangat membangun kebersamaan.
“Alhamdulillah, Raker bersama yang kedua ini dapat terlaksana dengan baik. Yang paling membahagiakan adalah tumbuhnya suasana rukun, guyub, dan saling menguatkan di antara seluruh peserta. Ini menjadi modal besar untuk memajukan masjid-masjid Muhammadiyah di Kenjeran,” ungkap salah seorang peserta.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta. Kehadiran jajaran pimpinan PCM Kenjeran semakin menambah semangat para peserta. Turut hadir dalam pembukaan antara lain Ketua PCM Kenjeran Ust. H. Ali Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., Sekretaris PCM Ust. Irfandi A., S.T., M.T., Bendahara PCM Ust. Muslimin, S.Ag., M.Pd.I., serta Ust. Bahrun, S.Ag. selaku Wakil Ketua PCM Bidang Tabligh dan Pembina Ranting.
Sebanyak sebelas masjid Muhammadiyah mengikuti kegiatan ini, yaitu Masjid At-Taqwa Pogot, At-Taqwa Perintis, Ar-Rahmah Remaja, Al-Mukhlis, Baitul Khaliq, Al-Hakim, Al-Mukminun, Al-Ma’arif, Al-Amien, Al-Furqan, dan Al-Husaini. Melalui forum ini, para takmir dan pengurus masjid saling bertukar gagasan, pengalaman, serta merumuskan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kemakmuran masjid.
Berbagai agenda penting berhasil dirumuskan dalam Raker tersebut, di antaranya penyusunan database masjid yang terintegrasi, perencanaan program kerja bersama, pelaksanaan workshop peningkatan kapasitas takmir, penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Masjid (RAPBM), serta pendirian 11 Kantor Layanan Lazismu di lingkungan masjid Muhammadiyah Kenjeran. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola masjid yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Ust. Bahrun, S.Ag. menegaskan pentingnya membangun kebersamaan dalam merumuskan program kerja dan pengelolaan keuangan masjid. Menurutnya, seluruh masjid memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kemakmuran masjid yang dapat dirasakan manfaatnya oleh jamaah dan masyarakat luas.
“Melalui Raker bersama ini, kita ingin membangun kesepahaman dan kebersamaan. Program kerja dan RAPBM disusun secara terbuka agar masjid semakin maju, tertata, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi jamaah. Semoga kebersamaan yang telah terjalin ini terus terjaga dan menjadi kekuatan untuk mewujudkan masjid-masjid Muhammadiyah yang berkemajuan,” ujarnya.
Raker Bersama Majelis Tabligh PCM Kenjeran ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong merupakan kunci dalam membangun masjid yang tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga hidup dengan berbagai program dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat. Dari Wonosalam, semangat persatuan itu kembali diteguhkan untuk menghadirkan masjid yang semakin mencerahkan dan menggembirakan masyarakat. Arifin





