SURABAYA — Dakwah harus mampu hadir di tengah kehidupan masyarakat, bukan sekadar menyampaikan pesan keagamaan dari mimbar. Kehadiran dakwah perlu diwujudkan melalui pendampingan, pemberdayaan, dan penguatan komunitas agar umat semakin mandiri dan bermartabat.

Pesan tersebut disampaikan Muchamad Arifin, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam tapping program Ngasah TVMu Jawa Timur di Studio Kapasan, Surabaya, Ahad (20/9/2026).
Mengangkat tema “Dakwah Dekat, Komunitas Kuat, Umat Bermartabat,” Muchamad Arifin menegaskan bahwa dakwah harus mampu menjangkau berbagai komunitas, mulai dari anak muda, komunitas olahraga, profesi, hingga komunitas digital.
“Dai jangan hanya bertanya apa yang ingin disampaikan, tetapi juga harus memahami apa yang sedang dibutuhkan umat. Dakwah harus hadir di mana umat berada,” ujarnya.
Menurutnya, dakwah berbasis komunitas bukan sekadar menyampaikan ceramah, melainkan membangun hubungan, mendampingi masyarakat, dan menghadirkan solusi atas persoalan kehidupan.
Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan dai memahami dunia nyata dan dunia maya. Di tengah derasnya arus informasi media sosial, dai dituntut menghadirkan konten yang bijak, mencerahkan, dan tidak memecah belah umat.
“Umat bermartabat bukan umat yang merasa paling hebat, tetapi umat yang mampu memberikan manfaat bagi sesama,” tegasnya.
Muchamad Arifin berharap dakwah berbasis komunitas dapat terus dikembangkan sebagai gerakan yang memperkuat persaudaraan, memberdayakan masyarakat, dan menghadirkan Islam yang mencerahkan serta menggembirakan.
Dakwah dekat, komunitas kuat, umat bermartabat.
#NgasahTVMu #TVMuJawaTimur #LDKPPMuhammadiyah #MuchamadArifin #DakwahBerbasisKomunitas #DakwahMencerahkan #Muhammadiyah #DakwahWasathiyah





