Beranda / Umum / Sambut Tahun Ajaran Baru, Guru SD Mumtas Dibekali Penguatan Administrasi Kelas dan Perencanaan Pembelajaran

Sambut Tahun Ajaran Baru, Guru SD Mumtas Dibekali Penguatan Administrasi Kelas dan Perencanaan Pembelajaran

LENSADAKWAH.COM – Menyambut Tahun Ajaran 2026–2027, SD Muhammadiyah 10 Surabaya (Mumtas) terus memantapkan kualitas layanan pendidikannya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar pembinaan guru dan karyawan yang dirangkaikan dengan pra rapat kerja pada Sabtu (20/6/2026) di ruang kelas 1 Ar-Rahman.

Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi pendidik, khususnya dalam penyusunan administrasi kelas dan perencanaan pembelajaran yang berkualitas.

Sejak pagi, suasana sekolah tampak penuh semangat. Para guru hadir dengan membawa laptop dan perangkat kerja masing-masing. Mereka tidak hanya mengikuti materi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang akan digunakan pada tahun ajaran baru.

Kepala SD Muhammadiyah 10 Surabaya, M. Khoirul Anam, menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan profesionalisme guru sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang unggul.

“Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang berkualitas, memperkuat administrasi kelas, serta menyiapkan perangkat pembelajaran sebagai bekal menyambut tahun ajaran baru. Harapannya seluruh guru memiliki pemahaman yang sama sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih terarah, efektif, dan berpusat pada peserta didik,” ujarnya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan menghadirkan Ikmah Muawib, S.Pd., M.M., Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang telah berpengalaman dalam pembinaan dan pengembangan mutu pendidikan.

Dalam paparannya, Ikmah yang akrab disapa Bunda Ikmah mengawali materi dengan menjelaskan pentingnya memahami regulasi pendidikan sebagai landasan dalam penyelenggaraan pembelajaran. Menurutnya, guru perlu memahami berbagai kebijakan pendidikan, mulai dari Standar Nasional Pendidikan, standar isi, standar proses, standar penilaian, hingga standar kompetensi lulusan sebagai pijakan dalam menyusun pembelajaran yang bermutu.

“Pemahaman terhadap regulasi bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi fondasi agar pembelajaran berjalan sesuai arah kebijakan pendidikan dan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Pada sesi inti, Bunda Ikmah mengupas secara mendalam penyusunan administrasi kelas, mulai dari memahami Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), hingga menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Ia juga menekankan pentingnya integrasi literasi dan numerasi dalam setiap proses pembelajaran sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Kegiatan semakin menarik karena para guru diajak langsung mempraktikkan penyusunan CP, TP, dan ATP sesuai mata pelajaran serta jenjang kelas masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Berbagai gagasan dan pengalaman pembelajaran dibagikan untuk menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan bermakna bagi siswa.

Melalui pembinaan ini, SD Muhammadiyah 10 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja profesional dan pembelajaran yang berkualitas. Dengan administrasi kelas yang tertata serta perencanaan pembelajaran yang matang, Mumtas optimistis dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik sekaligus memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik pada tahun ajaran 2026–2027.

Abi Faren