Beranda / Umum / LDK Muhammadiyah Hadirkan Harapan di Mushalla Mualaf Nanga Taman

LDK Muhammadiyah Hadirkan Harapan di Mushalla Mualaf Nanga Taman

LENSADAKWAH.COM. Sekadau – Ahad, 19 April 2026 menjadi hari yang tak terlupakan bagi komunitas mualaf di Desa Lubuk, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Di tengah keterbatasan dan perjuangan panjang, senyum haru menyambut kedatangan rombongan LDK PP Muhammadiyah yang dipimpin oleh Muchamad Arifin, didampingi Ketua LDK Kalimantan Barat serta jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sekadau.

Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan menghadirkan penguatan iman dan kepedulian nyata. Di lokasi yang sederhana namun penuh makna, berdiri Mushalla Al Hidayah—sebuah simbol kebangkitan spiritual para mualaf yang telah berjuang bersama membangunnya sejak 27 Juni 2025. Dengan segala keterbatasan, mereka bergotong royong, menyatukan harapan dalam setiap bata yang disusun.

Alhamdulillah, pada bulan suci Ramadhan 2026, mushalla ini telah digunakan untuk pertama kalinya dalam pelaksanaan shalat Tarawih. Suasana khusyuk dan haru menyelimuti malam-malam ibadah perdana di tempat yang kini menjadi pusat pembinaan keislaman bagi masyarakat setempat.

Mchamad Arifin, ketua LDK PP Muhammadiyah saat silaturrahim berlangsung

Muhamdi, dai LDK Muhammadiyah yang kini dipercaya sebagai Ketua PCM Nanga Taman, mengenang awal mula berdirinya mushalla ini. Ia menyampaikan bahwa pembangunan ini lahir dari keinginan kuat komunitas mualaf untuk memiliki tempat ibadah sendiri—sebuah ruang untuk belajar, bersujud, dan menguatkan iman. Dengan penuh semangat, para mualaf yang dipimpinnya bahu-membahu hingga akhirnya mushalla itu berdiri kokoh.

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, Mushalla Al Hidayah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga simbol keteguhan hati dan cahaya hidayah yang tumbuh di pelosok negeri. Ia menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah akan terus hadir, membersamai dan menguatkan saudara-saudara mualaf di berbagai penjuru, termasuk di daerah terpencil.

Sebagai bentuk syukur dan kepedulian, LDK PP Muhammadiyah menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah kepada pengurus mushalla. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah komunitas.

Di balik kesederhanaan Desa Lubuk, kini telah berdiri sebuah mercusuar iman. Mushalla Al Hidayah bukan hanya tempat bersujud, tetapi juga saksi bahwa hidayah akan selalu menemukan jalannya—bahkan hingga ke pelosok negeri.