LENSADAKWAH. COM. Surabaya – Masjid At-Taqwa Pogot kembali menggelar kajian rutin ibu-ibu pada Jumat (8/5/2026) dengan suasana penuh khidmat dan kehangatan. Kajian yang dihadiri puluhan jamaah tersebut menghadirkan Ustadz Aziz Maulana Akhsan yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya mempersiapkan diri menghadapi hari akhir dan pertanggungjawaban manusia di hadapan Allah SWT.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Aziz mengingatkan jamaah tentang hadits Rasulullah SAW mengenai empat perkara yang akan dipertanyakan kepada setiap manusia pada hari kiamat. Ia menjelaskan bahwa seorang hamba tidak akan bergeser telapak kakinya sebelum dimintai pertanggungjawaban atas umur, ilmu, harta, dan jasad yang dimilikinya selama hidup di dunia.
“Jangan sampai kita menyesal di akhirat karena tidak memanfaatkan kesempatan hidup dengan sebaik-baiknya ketika di dunia,” tuturnya di hadapan jamaah.
Pada poin pertama, beliau menekankan bahwa umur merupakan nikmat sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus digunakan untuk amal saleh dan kebaikan. Ia mengingatkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang panjang umurnya dan baik amalnya, sedangkan seburuk-buruk manusia adalah yang panjang umur namun dipenuhi keburukan dan kemaksiatan.
Selain itu, Ustadz Aziz juga menyampaikan keutamaan perempuan salehah sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW, yakni perempuan yang menjaga shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatan diri, serta taat kepada suami, maka Allah SWT akan mempersilahkannya masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki.
Dalam pembahasan berikutnya, jamaah diingatkan bahwa ilmu yang dimiliki bukan sekadar untuk diketahui, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang mampu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa manfaat bagi sesama manusia.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kehalalan harta, baik dari cara memperolehnya maupun penggunaannya. Sebab seluruh harta yang dimiliki manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
Sementara itu, terkait jasad dan anggota tubuh, Ustadz Aziz menjelaskan bahwa seluruh anggota tubuh manusia akan menjadi saksi atas segala amal perbuatannya di akhirat kelak.
“Pada hari itu mulut tidak lagi mampu berdusta. Tangan akan berbicara dan kaki akan menjadi saksi atas apa yang telah diperbuat manusia selama hidup di dunia,” jelasnya dengan penuh penghayatan.
Kajian berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme jamaah. Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan sebagai pengingat agar setiap Muslimah senantiasa memperbaiki kualitas ibadah, menjaga ketakwaan, dan mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat.
Melalui kajian rutin tersebut, diharapkan jamaah ibu-ibu semakin termotivasi untuk memanfaatkan umur dengan amal saleh, menjaga ibadah, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Arifin





