Beranda / News / Takmir Masjid Attaqwa Pogot Siapkan Perpustakaan Digital, Dapur Masjid, dan Kantor Layanan Lazismu

Takmir Masjid Attaqwa Pogot Siapkan Perpustakaan Digital, Dapur Masjid, dan Kantor Layanan Lazismu

Surabaya, 4 Juli 2026 – Pengurus Takmir Masjid Attaqwa Pogot Surabaya terus berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, literasi, dan pemberdayaan umat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Bincang Rutin Pengurus Takmir yang diselenggarakan pada Sabtu (4/7/2026) ba’da Subuh.

Dalam forum yang berlangsung penuh keakraban dan semangat membangun itu, pengurus menyepakati tiga agenda strategis yang akan menjadi prioritas pengembangan Masjid Attaqwa, yakni pendirian perpustakaan masjid berbasis manual dan digital, pembangunan dapur masjid, serta persiapan pembentukan Kantor Layanan Lazismu (KLL).
Ketua Takmir Masjid Attaqwa Pogot, Muchamad Arifin, menegaskan bahwa keberadaan perpustakaan merupakan kebutuhan penting bagi masjid di era saat ini. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan budaya literasi di tengah masyarakat.
“Perpustakaan masjid menjadi investasi peradaban. Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang nyaman melalui koleksi buku cetak sekaligus layanan perpustakaan digital sehingga lebih mudah diakses, terutama oleh generasi muda dan Generasi Z yang akrab dengan teknologi,” ujarnya.
Selain penguatan literasi, Takmir juga merencanakan pembangunan dapur masjid sebagai fasilitas penunjang berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Selama ini, kegiatan kajian, pengajian, pelatihan, hingga acara kemasyarakatan memerlukan dukungan konsumsi yang memadai. Kehadiran dapur masjid diharapkan memudahkan para jamaah, khususnya ibu-ibu, dalam menyiapkan konsumsi secara mandiri, lebih efisien, serta memperkuat semangat gotong royong.
Agenda penting lainnya adalah persiapan pembentukan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Masjid Attaqwa. KLL diharapkan menjadi sarana bagi jamaah dan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan amanah sesuai standar Lazismu. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Muchamad Arifin, ketiga program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan masjid yang semakin memberikan manfaat luas bagi umat.
“Kami ingin Masjid Attaqwa menjadi rumah bersama yang hidup sepanjang waktu; tempat orang beribadah, belajar, berbagi, dan saling menguatkan. Masjid yang makmur bukan hanya ramai saat salat, tetapi juga mampu melahirkan gerakan literasi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Takmir Masjid Attaqwa Pogot optimistis dapat menghadirkan wajah masjid yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat dakwah yang mencerahkan, menggembirakan, dan menebarkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Admin

Tag: